Kegiatan rutin Pengajian Umum Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta diluar bulan Ramadhan adalah (1) Pengajian pada malam Jum’at di dalam Masjid dengan peaerta jamaah Maghrib dan (2) Pengajian Sabtu Pagi di Serambi Masjid Gedhe, yang pesertanya masyarakat umum, bukan hanya jamaah Masjid Gedhe, tetapi juga dari luar Kauman. Disamping pengajian umum ini ada pengajian khusus, yaitu Tafsir, Hadits dan Tilawah (yang terkhir ini pesertanya adalah para remaja). Kalau pengajian malam jum’at sifatnya kultum hanya sebentar, paling lama 10 menit, sedangkan Pengajian Sabtu Pagi atau Kuliah Subuh cukup lama 30-45 menit. Penceramah atau pemberi kuliah subuh ini lebih selektif. Salah satunya adalah Kyai Pengulu KRT.Drs.H.Ahmad Muhsin Kamaludiningrat, juga sekaligus selaku Sekretaris Umum MUI D.I.Yogyakarta. Materi pengajian yang dipilih oleh beliau adalah yang berkait dengan “Pembinaan Keluarga Sakinah” . Pengajian umum/kuliah Subuh, yang telah berjalan cukup lama, paling tidak sejak tahun 2000 dan sampai sekarang telah terlaksana cukup lama. Catatan- catatan materi kuliah tersebut telah ditulis secara utuh dalam sebuah makalah yang berjudul “Peran dan Tantangan Orangtua Dalam Mendidik Anak Shaleh Berakhlak dan Berkarakter di Era Globalisasi”. Materi tersebut sebagian telah disampaikan dalam pengajian, dan sebagian belum dan akan diteruskan pada pengajian/kuliah subuh di masa yang akan datang.
Allah SWT dalam S.An Nisa ayat 9 telah memberikan peringatan cukup keras agar jangan sampai meninggalkan keturunan yang lemah. Dari ayat tersebut, maka keturunan yang diharapkan adalah anak yang berkualitas. Untuk mewujudkan anak yang berkualitas, maka perlu terbinanya keluarga yang berkualitas sebagaimana diharapkan oleh UU No.52 Tahun 2009 tentang “Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga”. Untuk terbinanya keluarga yang berkualitas harus dimulai dari saat memilih jodoh, sebagaimana terurai dalam makalah tersebut seperti tergambar dalam Daftar Isi makalah tersebut. Menurut ayat tersebut untuk tidak melahirkan keturunan yang lemah, maka disamping bertaqwa yaitu mengikuti perin-tah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya, juga dilakukan pendidikan yang benar (fal yaquuluu qoulan sadidan). Sedangnan pendidikan akhlak dan karakter, perlu ditanamkan nilai-nilai pancasila menurut pandangan Islam. Makalah tersebut juga telah dimuat sebagai lampiran buku “Biografi singkat KRT.Drs.H.Ahmad Muhsin Kamaludiningrat”, yang disunting oleh Hj.Widyastuti, SS,M.Hum, putri sulung beliau dalam Mensyukuri 70 tahun usia ayahandanya (7 Maret 1941-7 Maret 2011).
Untuk menjadi catatan dan rujukan bagi para peserta pengajian Sabtu Pagi Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, juga bagi para pemerhati pendidikan keluarga dan anak, maka makalah tersebut kami terbitkan dalam buku saku. Semoga penerbitan ini bermanfaat bagi siapapun juga yang peduli pada pendidikan keluarga dan pendidikan anak, menuju generasi penerus yang berkualitas. Dan kepada Kyai Pengulu KRT Drs.H.Ahmad Muhsin Kamaludiningrat, semoga menjadi amal jariah sebagai ilmu yang bermanfaat bagi siapapun yang mengamalkannya.
Billahit Taufieq Wal Hidayah
Yogyakarta, 17 Agustus 2013
KETUA TA’MIR MASJID GEDHE
KAUMAN YOGYAKARTA
IR.H.BUDI SETIAWAN

Tidak ada komentar